Selamat Datang

Walau Simple Insya Allah Bermanfaat ^.^

Sabtu, 04 Februari 2012

Berani Mengambil Resiko


berani mengambil resikoJika mau sukses, Anda harus berani mengambil resiko. The future belongs to the risk takers, not the security seekers. The more you seek security, the less of it you will have and the more you pursue opportunity, the more security you will achieve. ~Brian Tracy.
Masa depan dimiliki oleh para pengambil resiko, bukan pencari keamanan. Semakin Anda mencari keamanan, justru akan semakin sedikiti keamanan yang Anda miliki dan semakin mengejar peluang, semakin banyak keamanan yang akan Anda raih. Dari Brian Tracy.
Saya setuju dengan Brian Tracy, bahwa masa depan adalah milik mereka yang berani mengambil resiko. Hanya orang yang berani mengambil resiko akan mencapai hal yang besar. Semakin besar resiko yang diambil, akan semakin besar hasil yang menanti. Resiko kecil, atau yang disebut dengan “keamanan” menjanjikan hasil yang kecil juga. Hukum resiko dan imbalan sudah seperti itu.
Tapi tetap harus perhitungan bukan?
Yah, tentu saja. Kita perhitungkan sebelum bertindak. Kita lihat resikonya. Kita bisa menerima resikonya? Jika bisa maka, ambil tindakan. Apakah resikonya bisa diantisipasi? Maka ambil tindakan. Bukan seperti orang yang hanya mencari pembenaran untuk tidak mengambil resiko, mereka mengatakan beresiko sambil diam tidak bertindak. Perhitungkan resikonya, kemudian tetaplah ambil tindakan untuk mengambil resiko. Itu baru namanya risk taker.
Cari yang tidak ada resiko? Sampai kapan? Memang ada usaha tanpa resiko? Selalu ada. Tidak ada yang namanya “yang pasti-pasti saja”, “yang jelas-jelas saja”, dan “yang biasa berhasil”. Zaman terus berubah, yang dulu kita anggap aman, tidak akan terjadi selamanya. Yang dulu menghasilkan, belum tentu nanti akan menghasilkan lagi. Kata siapa bekerja di perusahaan aman? Kata siapa nabung di deposito aman? Mungkin resikonya kecil, tetapi hasilnya kecil.
Bagaimana jika….
Bagaimana jika saya gagal dan tidak bisa bangkit lagi?
Bagaimana jika saya tidak bisa membayar utang?
Bagaimana jika saya gagal terus menerus?
Jika Anda gagal, bangkit lagi, coba lagi. Jika Anda tidak punya uang, maka cari uang lagi. Jika Anda gagal terus, artinya Anda tidak pernah belajar. Jika kita terjebak dengan bagaimana jika, bagaimana jika, dan seterusnya, kita tidak akan pernah bertindak, sebab hanya hal negatif yang akan datang ke pikiran kita.
Memang, ada cara untuk mengurangi resiko. Dan ini yang harus Anda lakukan. Yaitu, tingkatkan kualitas, kapasitas, dan ilmu Anda sebelum bertindak. Jangan hanya mengatakan beresiko, tetapi Anda diam saja. Belajarlah, take action!

0 komentar:

Poskan Komentar